![]() |
| Sumber Foto: IG @khaby00 |
Tak tanggung-tanggung, Khaby resmi menjual sebagian saham perusahaannya dalam kesepakatan senilai US$ 900 juta atau setara Rp 15 triliun. Bukan Sekadar Influencer, Kini Jadi Pemilik Saham
Berdasarkan laporan Business Insider (25/1/2026), transaksi ini dilakukan melalui penjualan saham Step Distinctive Limited kepada perusahaan raksasa asal AS, Rich Sparkle Holdings.
Menariknya, ini bukan kontrak endorse biasa, Khaby melakukan manuver cerdas. Ia tidak hanya menerima uang, tetapi juga menjadi pemegang saham pengendali di Rich Sparkle Holdings. Ini adalah pergeseran besar dalam dunia kreator—dari sekadar "wajah iklan" menjadi "pemilik bisnis" seutuhnya.
Target Ambisius: Kejar Penjualan Rp 67 Triliun. Rich Sparkle kini memegang hak eksklusif atas aktivitas komersial Khaby selama tiga tahun ke depan. Strategi mereka sangat ambisius:
* Target Pasar: Agresif menyasar Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.
* Kolaborasi Teknologi: Menggandeng Anhui Xiaoheiyang Network Technology dari China untuk membangun ekosistem belanja daring (e-commerce) berbasis konten.
* Proyeksi Masa Depan: Perusahaan optimis struktur baru ini mampu meraup penjualan tahunan hingga US$ 4 miliar (sekitar Rp 67 triliun).
Hadirnya "Kembaran Digital" Berbasis AI
Yang paling mencuri perhatian adalah rencana pengembangan Digital Twin. Dengan bantuan AI, wajah, suara, dan gestur ikonik Khaby akan dikloning secara digital.
Artinya, "Khaby AI" bisa melakukan siaran langsung (live streaming) 24 jam nonstop dan menyapa penggemar dalam berbagai bahasa tanpa sang kreator harus berada di depan kamera.
Mengenal Sosok Khaby Lame: Sang Maestro Tanpa Kata. Kesuksesan ini adalah puncak dari perjalanan hidup yang luar biasa. Berikut profil singkat sang bintang:
Latar Belakang: Lahir di Senegal (9 Maret 2000) dan besar di Italia. Sebelum viral, ia adalah seorang buruh pabrik yang terkena PHK saat pandemi melanda tahun 2020.
Kekuatan "Diam": Di saat orang lain berteriak mencari perhatian, Khaby justru diam. Ia viral karena video reaksi bisu yang menyindir life hacks rumit dengan gerakan tangan yang kini melegenda.
Status Ikonik: Kini ia mengantongi sekitar 360 juta pengikut di seluruh media sosial. Angka ini lebih dari sekadar popularitas; ini adalah "aset" yang membuatnya menjadi warga negara kehormatan Italia sekaligus pebisnis paling berpengaruh di jagat maya.
"Ini bukan sekadar jual beli saham," tulis pihak perusahaan. "Ini adalah revolusi cara dunia berbelanja melalui konten."
Bagaimana menurut Anda? Jika artikel ini untuk blog atau portal berita, saya bisa menambahkan saran headline yang lebih bombastis atau caption untuk media sosialnya. (Admin).

0 Komentar