Penghargaan
bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang
Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (HC). Drs. A. Muhaimin
Iskandar, M.Si, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tinggi Pemerintah
Kabupaten Aceh Jaya dalam menjamin akses layanan kesehatan yang menyeluruh bagi
seluruh lapisan masyarakat.Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Wakil
Bupati Muslem D menyampaikan bahwa pencapaian UHC ini merupakan bukti kehadiran
negara dan pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada masyarakat Aceh Jaya
yang terhambat mendapatkan layanan kesehatan karena kendala biaya.
"Alhamdulillah,
hari ini Aceh Jaya diakui secara nasional. Penghargaan dari Bapak Menko PMK ini
adalah buah kerja keras kita semua dalam memastikan jaminan kesehatan bagi
seluruh warga Aceh Jaya. Ini bukan sekadar angka cakupan, tapi komitmen agar
rakyat kami sehat dan terlayani dengan baik," ujar Muslem D.
Menko PMK, Muhaimin Iskandar, dalam sambutannya menekankan bahwa
pencapaian UHC oleh pemerintah daerah merupakan pilar penting dalam pengentasan
kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup manusia. Ia mengapresiasi
daerah-daerah yang mampu mengalokasikan anggaran dan regulasi secara efektif
untuk sektor kesehatan.
Muslem D menambahkan bahwa capaian UHC ini akan terus ditingkatkan, tidak hanya
dari segi kuantitas kepesertaan, tetapi juga kualitas fasilitas kesehatan di
tingkat Puskesmas hingga RSUD Teuku Umar.
"Penghargaan
ini kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Aceh Jaya. Sesuai visi kita untuk
bangkit bersama, sektor kesehatan adalah fondasi utama. Jika masyarakatnya
sehat, maka pembangunan ekonomi dan sumber daya manusia di Aceh Jaya akan jauh
lebih mudah kita akselerasi," pungkasnya.
Turut
hadir dalam acara tersebut para menteri Kabinet Merah Putih, sejumlah kepala
daerah se-Indonesia, serta jajaran pimpinan BPJS Kesehatan pusat. (Admin)

0 Komentar